Sebenarnya saya berencana ke Pulau Bali, tapi karena ada sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan di tanggal 30 Desember, jadi saya harus relakan gagal liburan tahun baru di pulau Dewata tersebut. Nah karena kebetulan temen sekaligus tentangga saya main ke Surabaya waktu tahun baru, jadinya saat dia mau pulang di tanggal 2 Januari saya tidak perlu berfikir dua kali saat dia ngajak saya untuk main ke rumahnya di Magetan. Lumayan kan bisa liburan ke Magetan.
Nah, karena di Magetan obyek wisata andalannya adalah Telaga Sarangan, jadi saya Pilih Telaga Sarangan sebagai tempat ini untuk balas dendam gara-gara harus gagal ke Bali. Ternyata saya tidak salah pilih, dan sama sekali tidak menyesal harus gagal ke Bali, karena lokasi wisatanya sungguh sangat indah dan menyenangkan.
Tidak berlebihan kalau harus saya katakan sungguh sangat indah dan menyenangkan. Karena untuk menikmati indahnya telaga saya harus menulusuri indahnya bukit yang hawanya dingin dan dengan pemandangan yang sangat menakjubkan ditambah lagi bisa menikmati indahnya kota Magetan dari atas bukit. Waw.. sunguh menakjubkan bukan?
Kenapa menulusuri bukit? karena memang telaga terletak di kaki gunung Lawu di kecamatan Plaosan. Jadi ternyata Telaga Sarangan itu teletak di ketinggian 1000m di atas permukaan laut.
Jadi Telaga Sarangan memang cocok untuk dijadikan alternatif liburan anda. Tapi tips saya jangan kunjungi di puncak liburan, karena anda tidak akan bisa menikmati asiknya mengelilingi telaga dengan menunggang kuda ataupun dengan sepeda ataupun dengan jalan kaki sekalipun. Karena jalan yang mengelilingi telaga tidak begitu luas. Dan akan terasa sempit jika pengunjung membludak. Tapi kalau maksa untuk mengelilingi telaga anda bisa pakai kapal boat ngebut sambil kecipratan air telaga.
Suka makan sate? hmmm yang ini beda. Sate di sini beda, karena dagingnya berasal dari binatang imut yaitu kelinci. Hmmm.. sungguh menyenangkan nongkrong di tepi telaga sambil melihat seliweran pengunjung yang menunggang kuda ditemani dengan makan sate kelinci pake lontong dengan ditambah kopi jahe hangat. Weihhhh....
Satenya murah koq, untuk 2 porsi sate pake lontong dan 2 kopi jahe hangat saya hanya merogoh kocek 24.000 rupiah, tidak mahal-mahal amat bukan?
Jadi yang ingin menikmati wisata telaga, silahkan kunjugi Telaga Sarangan. Saya jamin anda tidak akan menyesal. Dan anda akan menyesal seumur hidup jika anda belum mengunjunginya, hehehehe.
Mau lihat indahnya Telaga Sarangan? lihat di sini, atau mau lihat aksi narsis saya di Telaga Sarangan lihat di sini.
waaahhh.. sate kelinci yah.. hehhehehe
ReplyDeletetelaga sarangan kan di perbatasan jatim n jateng kan?? pake motor kesana?? gak capek apa?? gak wegah apa??
hehehhehe..
saluuutttt...!!!
ya ya ya ya
ReplyDeletenglirik Sate Kelinci dan Kopi Jahe hangat
ReplyDelete*ngiler *ambil timba
wah kok jalan2 kesarangan gag kelingan aku ya...
ReplyDeletemampir lagi ahh
ReplyDeletemas ada oleh-oleh nie di blog sayah
diterima ya
@ kacrut: pake motornya dari rumah temenku yg di Magetan, dari Surabaya pake Bus :D
ReplyDelete@ mus: ada apa prof?
@ aR_eRos: kalo timba masih gak cukup, ambil tong!:D
@ nuruli12: heheehe iya ya, mampir t4mu asik kali ya? ntar aja deh kalo liburan ke Madiun
@ aR_eRos: makasih ya oleh2nya
wah, aku kemaren baru saja dari air terjunnya e. :)
ReplyDelete